Rabu, 25 Januari 2012

Teknik Presentasi 1



Materi  Kuliah Teknik Presentasi
1.      Praktik Public Relations (PR)
Hampir semua kegiatan, resmi maupun tidak resmi, mulai dari dunia Industri, olah raga, politik/pemerintah, militer, hiburan dan sektor-sektor lainnya tidak terlepas dari aspek kegiatan Public Relations. Secara konsep, Public Relations adalah sub bidang Ilmu Komunikasi dan kegiatannya dilakukan untuk menjembatani lembaga atau perusahaan dengan publiknya atau sasarannya guna memperoleh mutual undertanding antara keduanya.
Tugas utama PR adalah memperlancar proses komunikasi dan pemahaman, yang mencakup riset dan analisis, penyusunan kebijakan, pemograman, komunikasi dan umpan balik dari masyarakat yang terkana dampak.
Komunikasi adalah : Suatu proses penyampaian informasi dari seseorang kepada orang lain sehingga tercapai pengertian yang sama antara pengirim dan penerima informasi.

Tujuannya adalah :


-          Agar terjadinya saling pengertian antara kedua belah pihak, dan akhirnya terciptanya citra positif serta dukungan publik terhadap keberadaan organisasi tersebut.
-          Membentuk dan mempertahankan perasaan, serta perilaku positif masyarakat luas terhadap organisasi, lembaga, atau perusahaan.
Ada 5 persyaratan mendasar dalam menjalankan fungsi PR, yakni :
1.      Kemampuan berkomunikasi (Ability to communicate)
2.      Kemampuan manajerial dan kepemimpinan (Ability to organize)
3.      Kemampuan bergaul atau membina relasi (Ability to get on with people)
4.      Memiliki kepribadian yang utuh atau jujur (Personality Integrity)
5.      Banyak Ide dan Kreatif (Imagination)
Seorang komunikator yang baik, seorang PR perlu memiliki jiwa kepemimpinan, memiliki prinsip dan mampu memberikan terobosan-terobosan cara berfikir baru, yang membantu menyelesaikan masalah dalam kehidupan modern dewasa ini.
Ciri-ciri pemimpin yang berprinsip :
-          Pribadi yang terus belajar : Orang yang berprinsip terus belajar dari pengalaman-pengalaman. Ia membaca, mengikuti pelatihan dan kursus-kursus, penataran, mendengarkan orang lain, belajar menggunakan kedua telinga dan mata, serta selalu ingin tahu dan bertanya. Secara terus menerus, ia menambah kemampuan untuk mengerjakan banyak hal.
-          Pribadi yang berorientasi pada pelayanan : Seorang pribadi, yang mau berjuang untuk menjadi pemimpin berprinsip, melihat kehidupan sebagai suatu misi, dan tidak sebagai karier. Menyadari bahwa manusia diciptakan sebagai makhluk sosial.
-          Pribadi berjiwa positif mampu mempercayai orang lain : Orang yang berprinsip tidak beraksi berlebihan pada perilaku negatif, kritikan, atau kelemahan manusiawi orang lain. Tidak merasa hebat, ketika menemukan kelemahan orang lain, tidak naif.

2.      Pengembangan Kepribadian (Professional Image)
Kepribadian : Sekumpulan karakteristik perilaku yang dimiliki individu dan bersifat permanen, kepribadian juga dapat didefinisikan sebagai pola perilaku konsisten dan bertahan lama (enduring). Oleh karena itu, variabel kepribadian bersifat lebih dalam dari pada gaya hidup.
Tujuan mempelajari kepribadian adalah :
1.      Untuk mengetahui bagaimana seharusnya Anda menerima diri Anda dengan mempelajari reaksi-reaksi serta perasaan anda dan mewujudkan perasaan-perasaan tersebut melalui diskusi dan interaksi dengan orang lain (Komunikasi dua arah)
2.      Mengembangkan perasaan harga diri dan percaya diri melalui aspek dukungan dan tanggung jawab yang bersifat timbal balik.
3.      Untuk meningkatkan pengertian diri, nilai-nilai diri, kebutuhan diri, agar dapat mengontrol serta membantu orang lain melakukan hal yang sama.
4.      Untuk memperoleh pengertian yang lebih baik mengenai Kepribadian seseorang, dimensi-dimensi yang terlibat dan menguji umpan balik yang diberikan/diterima dari pengalaman-pengalaman dari orang lain.
5.      Untuk mempelajari perubahan-perubahan dalam gaya hidup (Life style), tujuan serta keputusan-keputusan di dalam profesi apapun.
Kepribadian adalah : Sifat-sifat diri yang relatif menetap dalam diri kita.
1.      Kepribadian bukanlah suatu yang dapat anda pakai dan lepas begitu saja, seperti mode misalnya.
2.      Kepribadian yang membentuk diri Anda menjadi sesuatu yang bersifat unik.
3.      Kepribadian tercermin melalui cara Anda atau sikap Anda, bagaimana Anda tampil dan bertingkah laku, baik di rumah, ditempat kerja, maupun dalam situasi sosial lainnya.


Ada beberapa jenis sifat-sifat Kepribadian :
1.      Sifat Introvert dengan ciri orang yang pendiam, tidak suka bergaul dan suka menyendiri.
2.      Sifat Ekstrovert dengan ciri orang yang suka bergaul, perhatiannya lebih banyak tertuju keluar dan suka berkawan.
3.      Sifat Agresif, non-agresif, pesimistis dan optimis.
Kepribadian yang baik :
1.      Sebagai Individu terlebih lagi sebagai seorang profesional, kita hendaknya selalu berusaha menjadi seseorang yang mudah menyesuaikan diri
2.      Kepribadian yang baik tercermin dari sikap, etika dan serta pengetahuan
Ada beberapa cara agar hal tersebut diatas dapat tercapai :
a.      Mengenal identitas diri kita lebih seksama
b.      Mengetahui kebutuhan-kebutuhan pokok dan motivasi melandasi kepribadian.
c.       Mengadakan evaluasi diri.
            Kepribadian dan faktor-faktor yang mempengaruhi :
1.      Faktor Budaya : Sedikit banyak mempengaruhi manusia sejak lahir, seperti cara ia makan, berpakaian, bergaul dan sebagainya.
2.      Faktor Keluarga : Keluarga merupakan bagian kecil dari masyarakat, dimana kegiatan-kegiatan dilangsungkan. Pengaruh orang tua, terutama pada masa balita, besar sekali. Pengaruh ini biasanya melekat pada anak-anak hingga dewasa. Oleh karena itu, keluarga merupakan “The first molder”. Keluargalah yang membentuk dasar identitas diri dan kepribadian.
3.      Faktor Agama : Faktor yang cukup besar pengaruhnya dalam hidup manusia.
4.      Faktor Sekolah : Mempunyai pengaruh besar dalam membentuk karakter seseorang. Pengaruh dari guru, teman, lingkungan sekolah serta mutu sekolah.
5.      Faktor Ekonomi : Hal ini merupakan faktor penting dalam kehidupan yang dapat menentukan sikap terhadap Individu dan golongan/pemerintahan.
6.      Faktor Sosial : Status sosial dapat menentukan pandangan seseorang atau golongan, tetapi tidak berarti bahwa seseorang yang mempunyai “High Income” akan mempunyai status sosial yang tinggi juga. Dalam status sosial ada beberapa faktor yang menentukan yakni : latar belakan keluarga, pendidikan, tetangga.
Kepribadian terkait dengan Sikap (attitude), karena kepribadian seseorang tercermin melalui cara atau sikap seseorang dari bagaimana ia tampil dan bertingkah laku, baik di rumah, di tempat kerja, maupun dalam bersosialisasi.
Sikap adalah : Cara Anda melihat sesuatu secara mental (didalam diri Anda), yang mengarah pada perilaku yang ditujukan pada orang lain. Ide, obyek, atau kelompok tertentu.
Sikap terdiri dari 3 komponen :
1.      Keyakinan ( Aspek Kognitif), yaitu komponen yang berisikan apa yang diyakini dan apa yang dipikirkan orang mengenai suatu obyek. Aspek keyakinan yang positif akan menumbuhkan sikap positif. Sedangkan Aspek negatif akan menumbuhkan sikap negatif.
2.      Perasaan (Aspek efektif), yaitu persaan senang dan tidak senang. Perasaan adalah komponen penting dalam pembentukan sikap. Beberapa ahli mengatakan, bahwa sikap itu semata-mata refleksi dari perasaan senang atau perasaan tidak senang terhadap obyek sikap.
3.      Kecenderungan berperilaku (Aspek Konatif), yaitu bila orang menyenangi sesuatu obyek, maka ada kecenderungan orang akan mendekati obyek tersebut, dan sebaliknya.
Bentuk Sikap
1.      Sikap Positif :
a.      Merupakan suatu yang indah dan membawa seseorang untuk selalu dikenang, dihargai, dihormati.
b.      Mengatakan bahwa seseorang yang memiliki kepercayaan diri, patut dikenal dan diketahui.
c.       Mengatakan tidak hanya melalui ekspresi, tetapi juga melalui bagaimana cara ia berbicara, berjumpa orang lain, dan cara menghadapi masalah.
2.      Sikap Negatif :
a.      Lebih sekedar bermuka sedih
b.      Sesuatu yang menunjukkan ketidakramahan, tidak menyenangkan, dan tidak memilki kepercayaan diri.
Sikap dan kepribadian :
1.      Sikap bukanlah sesuatu yang dibawah sejak lahir, Sikap terbentuk melalui proses, pengalaman hidup serta secara alami.
2.      Ada dua pokok pembentukan sikap yang erat dengan kepribadian yakni :
a.      Melalui proses belajar (Social learning), sumber pembentukan sikap pada diri individu adalah dari perilaku orang lain
b.      Mengalami pengalaman langsung (direct experience), Seperti pepatah yang sangat popular “ Tak kenal maka tak sayang “ Pepatah ini menunjukkan, bahwa kita baru menyukai atau mengetahui sesuatu, apabila kita sudah mengenal dan mempunyai pengalaman terhadap hal tersebut.
3.      Kepribadian adalah sumber segala sikap dan etika kita dalam kehidupan bermasyarakat
4.      Sikap terhadap pekerjaan sangat ditentukan oleh keadaan diseputar pekerjaan itu. Semakin banyak hal-hal positif yang ditemui orang dalam pekerjaan, maka akan semakin positif pula sikap seseorang terhadap pekerjaan.
Menghilangkan Sikap negative.
1.      Belajar mengenalinya, bersikap jujur terhadap diri sendiri, atau tanyalah pada seseorang yang anda percaya dan hargai.
2.      Akui bahwa anda melakukannya bila anda melihat sikap tersebut pada diri anda.
Menumbuhkan Sikap Positif.
1.      Tumbuhkan pada diri anda suatu motif yang kuat. Ingatkan diri anda, bahwa sesuatu yang positif akan diperoleh dari kebiasaan baru.
2.      Jangan biarkan perkecualian sebelum kebiasaan baru mengakar dikehidupan anda.
3.      Berlatih pada setiap kesempatan, lakukan berdasarkan pemecahan Anda.
Sikap yang diinginkan Perusahaan (Dunia Kerja) pada kita : 
1.      Bersifat ramah
2.      Suka bekerjasama dengan orang lain dan pandai berkomunikasi
3.      Bersedia kerja keras dan bekerja lembur
4.      Berpenampilan rapi dan menarik
5.      Bersifat tegas dan berhati-hati dalam ucapan dan tindakan
6.      Bercita-cita tinggi dan berorientasi untuk sukses
7.      Menguasai Ilmu Komunikasi yang canggih dan efektif
8.      Menguasai tata tertib lingkungan.
Resep Sikap dan Kepribadian bagi Profesi apapun
1.      Be your self (Jadilah diri sendiri, jangan berlebihan)
2.      Jujurlah pada diri sendiri
3.      Self Control untuk kemarahan, ketidakpuasan, dan ketidaksabaran
4.      Selalu menyenangkan orang lain (Always wants to please somebody)
5.      Evaluasi diri
6.      Terimalah diri Anda sendiri seadanya, seperti menerima orang lain
7.      Setiap manusia di dasar hatinya ingin selalu dihormati dan dihargai
8.      Kembangkan kepribadian Anda, dan atasi kelemahan-kelemahan serta sifat-sifat buruk lainnya.
9.      Carilah kesenangan dan kegembiraan dari hal-hal yang sederhana
10.  Carilah Pengetahuan, pupuklah ilmu yang membuat Anda menjadi insan yang bijaksana
11.  Jagalah sikap Anda dimanapun
12.  Jaga Etika dan Etiket
13.  Menjadi pendengar yang baik (Be a good listener)
14.  Penuh perhatian pada hal-hal sekecil apapun
15.  Pupuk dan pertebal rasa percaya diri dengan lebih mendekatkan diri pada Sang Maha Pencipta.







Tidak ada komentar: