Rabu, 25 Januari 2012

Teknik Presentasi IV


Mata Kuliah Teknik Presentasi IV
Mempersiapkan Naskah Pidato
Mempersiapkan naskah adalah salah satu aspek penting yang harus dilakukan sebelum berpidato, Pidato didepan Audiens (Pemirsa/Pendengar) dapat dilakukan dengan 4 cara :
1.      ­­Membaca Naskah (Manuskrip)
Metode ini memberikan keamanan bagi yang berpidato, karena ia tidak akan menhilangkan atau melupakan sebagian pesannya. Namun harus membacanya dengan cukup lantang, Pidato naskah yang efektif haruslah ditulis dengan gaya berbicara. Pembicara juga harus dapat mengucapakan seolah-olah dia berbicara secara normal, dan bukan membaca.

2.      Menghafal (Memoriter)
Dengan menghapal, penyampaian pidato akan lebih sering melakukan kontak mata dengan audiens. Pidato dengan menghafal memiliki beberapa kerugian karena pesan yang dihapal adalah statis dan tidak fleksibel. Menyimpang dari pesan yang dihapal, dan berusaha kembali ke jalur semula terbukti sulit dilakukan seorang pembicara. Selain itu sebagian besar pidato yang dihapal terdengar kaku dan dibuat-buat.

Teknik Presentasi II


Materi Kuliah Teknik Presentasi II
Public Relations (PR) pada Perusahaan
Tugas utama PR adalah memperlancar proses komunikasi dan pemahaman, yang mencakup riset dan analisis, penyusunan kebijakan, pemograman, komunikasi, dan umpan balik dari masyarakat yang terkena dampaknya.
Praktisi PR bekerja pada dua tingkat yang berbeda, yakni : Sebagai penasehat bagi klien atau manajemen suatu perusahaan, dan sebagai teknisi yang menampilkan kejamakan fungsi.
Ada 10 bidang utama pekerjaan Public Relations (PR) yaitu :
1.      Reputasi-Proteksi dan Peningkatan
Hal ini menyangkut usaha mempertahankan dan membina tanggapan, baik bagi sebuah perusahaan dengan memperlihatkan kepada Public bahwa mereka adalah produsen yang efisien dengan produk-produk bermutu tinggi dan sebagai penjual barang dan jasa yang terbuka.
Aspek fungsi tersebut adalah :

Teknik Presentasi 1



Materi  Kuliah Teknik Presentasi
1.      Praktik Public Relations (PR)
Hampir semua kegiatan, resmi maupun tidak resmi, mulai dari dunia Industri, olah raga, politik/pemerintah, militer, hiburan dan sektor-sektor lainnya tidak terlepas dari aspek kegiatan Public Relations. Secara konsep, Public Relations adalah sub bidang Ilmu Komunikasi dan kegiatannya dilakukan untuk menjembatani lembaga atau perusahaan dengan publiknya atau sasarannya guna memperoleh mutual undertanding antara keduanya.
Tugas utama PR adalah memperlancar proses komunikasi dan pemahaman, yang mencakup riset dan analisis, penyusunan kebijakan, pemograman, komunikasi dan umpan balik dari masyarakat yang terkana dampak.
Komunikasi adalah : Suatu proses penyampaian informasi dari seseorang kepada orang lain sehingga tercapai pengertian yang sama antara pengirim dan penerima informasi.

Tujuannya adalah :

Rabu, 30 November 2011

Teknik Presentasi




Materi  Kuliah Teknik Presentasi
1.      Praktik Public Relations (PR)
Hampir semua kegiatan, resmi maupun tidak resmi, mulai dari dunia Industri, olah raga, politik/pemerintah, militer, hiburan dan sektor-sektor lainnya tidak terlepas dari aspek kegiatan Public Relations. Secara konsep, Public Relations adalah sub bidang Ilmu Komunikasi dan kegiatannya dilakukan untuk menjembatani lembaga atau perusahaan dengan publiknya atau sasarannya guna memperoleh mutual undertanding antara keduanya.
Tugas utama PR adalah memperlancar proses komunikasi dan pemahaman, yang mencakup riset dan analisis, penyusunan kebijakan, pemograman, komunikasi dan umpan balik dari masyarakat yang terkana dampak.
Komunikasi adalah : Suatu proses penyampaian informasi dari seseorang kepada orang lain sehingga tercapai pengertian yang sama antara pengirim dan penerima informasi.